Tahapan Implementasi ERP dari Awal Sampai Go Live

24 Feb 2026 | Admin

Kembali
Tahapan Implementasi ERP dari Awal Sampai Go Live

Implementasi ERP bukan sekadar memasang software, tetapi proses strategis yang harus direncanakan dengan matang. Banyak proyek ERP gagal bukan karena sistemnya buruk, tetapi karena tahapan implementasi yang tidak terstruktur.

Terutama pada ERP custom, proses implementasi harus benar-benar mengikuti kebutuhan bisnis agar sistem yang dibangun sesuai dengan alur kerja perusahaan.

Berikut adalah tahapan implementasi ERP dari awal sampai go live yang ideal dan terstruktur.

1. Analisa Kebutuhan Customer

Tahap pertama adalah memahami proses bisnis perusahaan secara menyeluruh.

Pada tahap ini dilakukan:

  • Identifikasi alur kerja setiap divisi

  • Mapping kebutuhan sistem

  • Analisa permasalahan operasional

  • Penentuan modul yang dibutuhkan (Accounting, Inventory, Purchasing, HR, Project, dll.)

Tujuan utama tahap ini adalah memastikan sistem ERP yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan, bukan sekadar menyesuaikan perusahaan dengan sistem.

Analisa yang mendalam akan meminimalkan revisi di tahap development.

2. Penawaran Harga Berdasarkan Hasil Analisa

Setelah kebutuhan terdefinisi dengan jelas, tahap berikutnya adalah penyusunan proposal dan penawaran harga.

Penawaran biasanya mencakup:

  • Ruang lingkup pekerjaan

  • Modul yang dikembangkan

  • Timeline pengerjaan

  • Biaya implementasi

  • Skema pembayaran

Pada ERP custom, harga sangat bergantung pada kompleksitas proses bisnis dan jumlah fitur yang dikembangkan.

Tahap ini penting untuk menyamakan ekspektasi antara vendor dan perusahaan.

3. Pembuatan Mockup Sistem

Sebelum masuk ke tahap development penuh, dibuatlah mockup atau prototype sistem.

Mockup berfungsi untuk:

  • Memberikan gambaran tampilan sistem

  • Menunjukkan alur proses digital

  • Menghindari kesalahan interpretasi kebutuhan

Dengan adanya mockup, perusahaan dapat melakukan revisi sejak awal sebelum sistem dikembangkan lebih jauh.

Ini adalah salah satu kunci sukses implementasi ERP custom.

4. Development dan Dokumentasi Sistem

Setelah mockup disetujui, tahap development dimulai.

Pada tahap ini:

  • Sistem mulai dibangun sesuai kebutuhan

  • Database dirancang sesuai struktur bisnis

  • Modul-modul dikembangkan

  • Integrasi antar fitur dilakukan

Yang tidak kalah penting adalah dokumentasi sistem. Dokumentasi meliputi:

  • Flow sistem

  • Struktur database

  • User manual

  • Panduan teknis

Dokumentasi yang baik memastikan sistem dapat dikembangkan kembali di masa depan dan memudahkan proses maintenance.

5. Uji Coba (User Acceptance Test / UAT)

Sebelum sistem digunakan secara penuh, dilakukan tahap UAT (User Acceptance Test).

Pada tahap ini:

  • User mencoba sistem secara langsung

  • Dilakukan simulasi transaksi nyata

  • Ditemukan bug atau kekurangan

  • Dilakukan perbaikan sebelum peluncuran

UAT memastikan sistem benar-benar siap digunakan dalam operasional sehari-hari.

Tanpa UAT yang baik, risiko gangguan saat go live akan meningkat.

6. Go Live

Tahap terakhir adalah go live, yaitu sistem resmi digunakan dalam operasional perusahaan.

Biasanya pada tahap ini dilakukan:

  • Migrasi data awal

  • Training user

  • Pendampingan awal

  • Monitoring performa sistem

Go live bukan akhir dari implementasi, tetapi awal penggunaan sistem secara nyata dalam bisnis.

Pendampingan setelah go live sangat penting untuk memastikan transisi berjalan lancar.

Mengapa Tahapan Implementasi ERP Harus Terstruktur?

ERP adalah sistem inti perusahaan. Kesalahan implementasi dapat berdampak pada:

  • Gangguan operasional

  • Kesalahan laporan keuangan

  • Kerugian proyek

  • Penolakan dari user

Dengan tahapan yang jelas mulai dari analisa hingga go live, risiko tersebut dapat diminimalkan.

Terutama pada ERP custom, pendekatan yang sistematis memastikan sistem benar-benar mengikuti kebutuhan bisnis, bukan sebaliknya.

Kesimpulan

Implementasi ERP yang sukses memerlukan tahapan yang terstruktur dan disiplin:

  1. Analisa kebutuhan

  2. Penawaran harga

  3. Mockup sistem

  4. Development dan dokumentasi

  5. UAT

  6. Go live

Proses ini memastikan sistem ERP yang dibangun sesuai kebutuhan perusahaan dan siap digunakan dalam jangka panjang.

Jika perusahaan Anda sedang mempertimbangkan implementasi ERP custom, pastikan memilih partner yang memiliki metode kerja yang jelas dan terstruktur.

Konsultasi Implementasi ERP Custom

Digisentra menyediakan layanan implementasi ERP dan software custom yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari analisa hingga go live.

📞 Nomor Telepon: 0851-1772-9086
📧 Email: contact@digisentra.com

Hubungi kami untuk diskusi dan konsultasi kebutuhan sistem perusahaan Anda.

#ImplementasiERP
#TahapanERP
#ERPIndonesia
#VendorERP
#ERPCustom
#SoftwareCustom
#SistemERP
#TransformasiDigital
#DigitalisasiBisnis
#SoftwarePerusahaan
#SolusiERP
#GoLiveERP
#ERPProject
#SistemTerintegrasi
#Digisentra