ERP Custom di Bawah 100 Juta: Apakah Bisa? Faktor yang Menentukan Biaya dan Fitur

| Admin

← Kembali ke Blog
ERP Custom di Bawah 100 Juta: Apakah Bisa? Faktor yang Menentukan Biaya dan Fitur

ERP Custom di Bawah 100 Juta, Apakah Bisa?

Banyak perusahaan yang mulai menyadari pentingnya digitalisasi operasional melalui sistem ERP. Namun, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah ERP custom bisa dibuat dengan anggaran di bawah 100 juta rupiah?

Jawabannya adalah bisa, tetapi sangat bergantung pada kebutuhan bisnis, jumlah modul yang dikembangkan, tingkat kompleksitas proses bisnis, integrasi yang dibutuhkan, serta metode implementasi yang dipilih.

Tidak semua perusahaan membutuhkan ERP dengan puluhan modul dan fitur yang kompleks sejak awal. Dalam banyak kasus, perusahaan justru dapat memulai dari modul yang paling penting terlebih dahulu, kemudian mengembangkan sistem secara bertahap sesuai pertumbuhan bisnis.

Bagi perusahaan yang masih dalam tahap evaluasi ERP, Anda juga dapat membaca Vendor ERP Terbaik: Cara Memilih Sistem ERP untuk Perusahaan untuk memahami cara memilih solusi ERP yang tepat.

Faktor yang Menentukan Biaya ERP Custom

Biaya pengembangan ERP custom tidak hanya ditentukan oleh jumlah halaman atau tampilan sistem. Ada berbagai faktor yang memengaruhi total investasi yang dibutuhkan.

1. Jumlah Modul yang Dikembangkan

Semakin banyak modul yang ingin dibuat, semakin besar biaya pengembangannya.

Sebagai contoh, ERP yang hanya mencakup:

  • Inventory

  • Purchasing

  • Sales

  • Dashboard laporan

tentu memiliki biaya yang lebih rendah dibanding ERP yang mencakup:

  • Accounting

  • Manufacturing

  • HR & Payroll

  • CRM

  • Procurement

  • Multi cabang

  • Mobile application

Karena itu, perusahaan perlu menentukan prioritas modul yang benar-benar dibutuhkan pada tahap awal implementasi.

Jika Anda ingin memahami modul yang umum digunakan perusahaan, silakan membaca Modul ERP Apa Saja yang Wajib Ada untuk Perusahaan Anda?

2. Kompleksitas Proses Bisnis

ERP custom dirancang mengikuti proses bisnis perusahaan.

Semakin unik dan kompleks alur kerja yang dimiliki perusahaan, semakin banyak penyesuaian yang harus dilakukan oleh tim pengembang.

Contohnya:

  • Approval bertingkat.

  • Workflow khusus setiap divisi.

  • Perhitungan komisi yang kompleks.

  • Integrasi antar cabang.

  • Monitoring produksi real-time.

Kompleksitas seperti ini akan memengaruhi waktu pengembangan dan biaya proyek secara keseluruhan.

3. Integrasi dengan Sistem Lain

Banyak perusahaan sudah menggunakan aplikasi lain sebelum menerapkan ERP.

Misalnya:

  • Software akuntansi.

  • Mesin absensi.

  • Marketplace.

  • POS.

  • HRIS.

  • WMS.

Jika ERP harus terhubung dengan sistem-sistem tersebut, maka akan diperlukan proses integrasi tambahan yang berdampak pada biaya implementasi.

Untuk memahami aspek ini lebih lanjut, Anda dapat membaca Integrasi ERP dengan Sistem Lain (POS, HRIS, WMS) Apakah Bisa?

4. Jumlah Pengguna dan Hak Akses

ERP yang digunakan oleh 10 pengguna tentu berbeda dengan ERP yang digunakan oleh 200 pengguna.

Semakin banyak pengguna, biasanya semakin kompleks pengaturan:

  • Role management.

  • Approval workflow.

  • Security policy.

  • Audit log.

  • Data access control.

Karena itu jumlah user juga menjadi salah satu komponen yang memengaruhi biaya ERP.

5. Metode Implementasi

Biaya implementasi ERP tidak hanya berasal dari proses coding.

Terdapat komponen lain seperti:

  • Analisis kebutuhan.

  • Desain sistem.

  • Pengembangan.

  • Pengujian.

  • Training pengguna.

  • Go live.

  • Maintenance.

Semakin lengkap cakupan implementasi yang dibutuhkan, semakin besar investasi yang diperlukan.

Fitur ERP Apa Saja yang Bisa Didapat dengan Budget di Bawah 100 Juta?

Dengan anggaran di bawah 100 juta, perusahaan tetap dapat memperoleh ERP yang mampu meningkatkan efisiensi operasional.

Umumnya fitur yang masih realistis untuk dikembangkan meliputi:

Manajemen Inventory

Fitur untuk:

  • Monitoring stok.

  • Mutasi barang.

  • Stock opname.

  • Laporan persediaan.

  • Riwayat transaksi barang.

Sales Management

Fitur yang membantu proses:

  • Penawaran.

  • Sales order.

  • Invoice.

  • Monitoring penjualan.

  • Dashboard performa sales.

Purchasing Management

Fitur untuk:

  • Permintaan pembelian.

  • Purchase order.

  • Monitoring supplier.

  • Riwayat pembelian.

  • Laporan pengadaan.

Dashboard dan Reporting

Dashboard menjadi salah satu fitur yang paling banyak dibutuhkan karena membantu manajemen mengambil keputusan lebih cepat berdasarkan data real-time.

Kapan Budget di Bawah 100 Juta Sudah Cukup?

Anggaran ERP di bawah 100 juta umumnya cukup untuk perusahaan yang memiliki kondisi berikut:

Perusahaan yang Baru Memulai Digitalisasi

Perusahaan yang sebelumnya masih menggunakan Excel atau proses manual biasanya belum membutuhkan ERP yang terlalu kompleks.

Mereka dapat memulai dari modul inti terlebih dahulu sebelum melakukan pengembangan lanjutan.

UMKM dan Perusahaan Menengah

Bisnis dengan proses operasional yang masih sederhana biasanya dapat memperoleh manfaat ERP secara signifikan tanpa harus mengeluarkan investasi yang terlalu besar.

Implementasi Bertahap

Pendekatan bertahap sering kali menjadi strategi yang lebih efektif.

Perusahaan dapat memulai dari:

  • Inventory.

  • Purchasing.

  • Sales.

Kemudian menambahkan modul lain seperti accounting, HR, atau manufacturing pada fase berikutnya.

Pendekatan ini juga membantu mengurangi risiko implementasi yang terlalu besar di awal proyek.

Kapan ERP Membutuhkan Anggaran Lebih dari 100 Juta?

Dalam beberapa kondisi, ERP custom biasanya membutuhkan investasi yang lebih tinggi.

Misalnya:

  • Perusahaan multi cabang.

  • Pabrik dengan proses produksi kompleks.

  • Integrasi banyak sistem pihak ketiga.

  • ERP dengan mobile apps.

  • Dashboard analitik tingkat lanjut.

  • Ribuan transaksi per hari.

  • Workflow approval yang kompleks.

Pada kondisi seperti ini, biaya pengembangan akan meningkat karena kebutuhan analisis, pengembangan, dan pengujian yang lebih besar.

Untuk mengetahui gambaran biaya yang lebih detail, Anda dapat membaca Estimasi Biaya ERP Custom untuk Perusahaan.

Cara Mendapatkan ERP yang Efektif Tanpa Membengkakkan Budget

Agar investasi ERP tetap efisien, ada beberapa strategi yang dapat diterapkan:

Fokus pada Kebutuhan Utama

Jangan langsung mengembangkan semua fitur sekaligus.

Mulailah dari masalah operasional yang paling kritis sehingga manfaat ERP dapat dirasakan lebih cepat.

Hindari Fitur yang Jarang Digunakan

Banyak proyek ERP menjadi mahal karena perusahaan meminta terlalu banyak fitur yang pada akhirnya jarang digunakan.

Gunakan Roadmap Pengembangan Bertahap

ERP sebaiknya dipandang sebagai investasi jangka panjang.

Dengan roadmap yang jelas, perusahaan dapat mengembangkan sistem sesuai kebutuhan bisnis yang terus berkembang.

Pilih Vendor yang Memahami Proses Bisnis

Vendor yang berpengalaman akan membantu menentukan prioritas fitur sehingga perusahaan mendapatkan sistem yang tepat tanpa pengeluaran yang tidak diperlukan.

Kesimpulan

ERP custom di bawah 100 juta sangat mungkin diwujudkan, terutama bagi perusahaan yang fokus pada kebutuhan inti dan menerapkan strategi implementasi bertahap.

Faktor yang paling memengaruhi biaya ERP bukan hanya jumlah modul, tetapi juga kompleksitas proses bisnis, kebutuhan integrasi, jumlah pengguna, serta ruang lingkup implementasi.

Dengan perencanaan yang tepat, perusahaan dapat memperoleh sistem ERP yang mampu meningkatkan efisiensi operasional tanpa harus mengeluarkan investasi yang terlalu besar di tahap awal.

Konsultasikan Kebutuhan ERP Perusahaan Anda

Digisentra membantu perusahaan mengembangkan ERP custom yang disesuaikan dengan proses bisnis dan kebutuhan operasional masing-masing.

Kami menyediakan layanan analisis kebutuhan, pengembangan ERP custom, implementasi, integrasi sistem, hingga pendampingan pasca go-live.

📞 WhatsApp
085117729086

✉ Email
[email protected]

📷 Instagram
digisentra_solusi_digital

💼 LinkedIn
Digisentra (PT Sentra Solusi Digital)

Hubungi tim Digisentra untuk mendapatkan konsultasi dan estimasi biaya ERP yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda.